June 03, 2019

7 Tips Menjaga kualitas Makanan Tetap Segar

Tubuh kita adalah apa yang kita makan. Oleh karena itu jadilah sahabat bagi lingkungan dan tubuh anda sendiri. Jika makanan yang kita konsumsi baik kualitasnya serta terjaga kebersihannya, tubuh kita akan menjadi lebih sehat secara menyeluruh.
 Tips Menjaga kualitas Makanan Tetap Segar
Nah untuk menjaga kualitas makanan yang kita konsumsi, tips sederhana berikut ini bisa dimanfaatkan.

1). Hindari kontaminasi pada makanan.

Mencuci tangan sebelum mengolah dan mengonsumsi makanan dapat membantu mengurangi kontaminasi pada makanan.

2). Hindari pewarna makanan buatan dan pilihlah pewarna makanan alami

Warna pada makanan atau minuman kadang memberikan tampilan lain yang lebih menarik, namun berhati-hatilah dalam menggunakannya. Alih-alih menggunakan pewarna kimiawi, gunakanlah pewarna alami berikut ini:
Merah/jingga dari papaya dan wortel atau bunga belimbing wuluh.
Caramel/cokelat: dari gula kelapa, gula aren, dan gula pasir yang dilelehkan.
Hijau dari daun suji, daun pandan, dan daun katuk.
Ungu/biru: dari bunga kembang sepatu bunga telang, atau ubi ungu.
Kuning dari kunyit.

Cara membuat pewarna alami

1). Warna hijau dari daun suji atau daun pandan

Iris halus daun suji atau daun pandan. Lalu dihaluskan dengan cara ditumbuk atau di blender. Peras dan saring kemudian tambahkan air kapur sirih sebagai pengawetnya masukkan kedalam botol tertutup, simpan di lemari es.

2). Warna biru/ungu dari bunga telang

Cuci bersih bunga telang, remas-remas atau tumbuk dengan sedikit air matang lalu saring atau rebus bunga telang hingga bunga layu dan airnya berwarna biru, lalu saring dan ambil airnya. Untuk menyimpan dalam waktu lama, bunga telang dapat dikeringkan dengan cara dijemur di sinar matahari, lalu masukkan kedalam kemasan yang kering dan tertutup.

3). Warna kuning dari kunyit

Parut kunyit hingga halus, lalu peras atau campurkan langsung kedalam makanan.

3). Masak makanan pada durasi dan temperatur yang tepat.

Ukur temperatur suhu panas dan waktu memasak bahan makanan agar gizinya tidak rusak.  misalnya Ayam dan daging sapi sebaiknya dimasak pada suhu 100 derazat celcius. Jangan memasak daging dan ayam dibawah suhu 60 derazat celcius karena selain tidak matang, juga tidak aman untuk kesehatan.

4). Pisahkan makanan matang dan mentah

Saat menyimpan makanan, buatlah partisi terpisah antara makanan matang dari yang masih mentah selain itu berilah label kadaluarsa saat dibeli dan kapan harus dihabiskan untuk menghindari pembusukan.

5). Simpan makanan di dalam wadah yang ideal

Simpanlah makanan pada temperature 0-5 derazat celcius agar bakteri tidak berkembang biak.

6). Kurangi konsumsi produk olahan

Produk olahan seperti, nugget, katsu, bakso, siomay, sosis dan cornet beef telah menjalani proses yang panjang dan rentan terhadap zat pengawet, pemanis pewarna dan zat aditif lain. Proses produksi tersebut membutuhkan energy dan bahan bakar tidak sedikit. Semakin lama proses industry makanan olahan, semakin banyak energy terbuang akibat pembakaran. Nilai gizi yang terkandung dalam makanan olahan tentu sudah berkurang dan cenderung tinggi lemak, gula natrium dan senyawa aditif yang tidak baik untuk kesehatan bila dikonsumsi berlebihan. Untuk itu pilihlah bahan pangan segar yang tidak melalui proses pengolahan makanan yang baik agar bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh anda.

Tips mengawetkan bahan makanan secara alami
Simpan makanan didalam wadah kedap udara yang diletakkan dalam freezer. Untuk mencegah produk terlalu sering keluar masuk freezer, seperti daging yang tidak dipakai seluruhnya, sebaiknya daging dipotong-potong terlebih dahulu sesuai ukuran porsi sekali masak, kemudian pisahkan kotaknya atau kemasan plastiknya. Simpan secara terpisah dalam freezer sehingga ketika dikeluarkan, potongan yang lain tidak terganggu. Temperatur yang naik turun akan menyebabkan kerusakan lebih cepat pada kualitas daging.
Simpan produk didalam wadah yang bebas udara/air. Kemasan seperti ini banyak tersedia di pasaran.
 Gunakan alat dan plastik vacuum. Alat vacuum khusus rumah tangga kini mudah didapatkan di supermarket atau toko alat-alat rumah tangga.
7). Pilihlah bahan pangan lokal

Bahan pangan impor memang mempunyai beberapa kelebihan dari pada produk pangan lokal. Tapi, tahukah anda? Terlalu sering mengkonsumsi bahan makanan impor, berarti pula ikut mempercepat pemanasan global karena bahan pangan impor berkontribusi terhadap penggunaan bahan bakar lebih banyak. Cermat memilih bahan pangan lokal berarti menghemat energy, lebih ekonomis, dan ramah lingkungan.

Disqus Comments